Alawi mengaku miris saat mendapatkan informasi bahwa calon peserta didik di SMP Negeri 15 hingga hari terakhir PPDB hanya 5 orang pendaftar. Orangtua siswa memiliki banyak pertimbangan.
“Jarak keberadaan sekolah tanpa akses kendaraan umum dan gedung yang masih numpang bisa jadi orang tua akan berpikir ulang untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah itu. Ini harus dikaji ulang agar menemukan formula yang tepat,” tuturnya.
Secara kuantitas, minat pendaftar juga bisa jadi parameter kelayakan keberadaan sekolah di wilayah tersebut. Harusnya, jika ada kajian yang menyentuh pada kehidupan sosial masyarakat sekitar, pemerintah sudah dapat mengalkulasi jumlah siswa yang masuk.
“Gagal merencanakan, sama dengan merencanakan kegagalan pendirian sekolah baru. Jangan sampai itu terjadi pada dunia pendidikan di Kota Cilegon,” tambahnya.
(*Fer/Red)





















