Cilegon, CNO – Bukit Kembang Kuning alias Bukit Teletubbies seakan menjadi primadona baru bagi masyarakat Kota Cilegon dan sekitarnya. Selain berwisata, saat mengunjungi bukit ini wisatawan juga sekaligus dapat berolahraga.
Masyarakat dari beberapa daerah di Provinsi Banten, kini kian banyak bertandang ke bukit ini untuk menikmati keindahan alam dan kesejukan udara di bukti yang terletak di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon ini.
Supriadi, warga Kota Serang, mengaku tertarik mengunjungi Bukit Teletubbies setelah mendengar informasi dari sejumlah teman dan media online. Dia juga mengaku, berwisata di bukit ini dapat menjaga imunitas tubuh di masa pandemi.
“Saya sengaja datang kemari untuk menyaksikan langsung wisata alam yang selama ini hanya mendengar lewat cerita dan melihat di internet. Setelah melihat langsung, ternyata alamnya masih asri dan udara yang segar,” katanya, Selasa (23 Februari 2021).
Dia menyebut Bukit Teletubbies ini memiliki keunikan tersendiri. Dia mengaku senang melihat indahnya pemandangan dan udara segar di bukit ini saat berada di puncak bukit.
“Kalau keseharian kita disibukkan dengan kepadatan aktivitas pekerjaan, maka ketika berekreasi di puncak gunung Teletubbis, semua kepenatan bisa menjadi terhibur,” katanya.
Bagi warga lokal, keberadaan wisata alam Bukit Teletubbies menjadi ladang rezeki. Salimin, warga yang menyediakan tempat parkir kendaraan di lereng bukit ini mengaku mendapat rezeki dari banyaknya warga berwisata terutama saat akhir pekan.
Meski selama pandemi COVID-19 ini pengunjungnya terbatas, tetapi ada saja wisatawan yang bertandang. “Alhamdulillah rezeki mah ada aja,” tuturnya.
Salimin merupakan warga sekitar Bukit Teletubbies yang memiliki lahan pribadi, kemudian disewakan kapada para pengunjung yang datang. “Kalau lereng bukit ini milik pribadi, tapi kalau Bukit Teletubies nya milik pemerintah,” ucapnya.
Bukit Teletubies adalah objek wisata yang murah meriah. Berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Cilegon, wisatawan tidak harus mengeluarkan banyak biaya karena hanya diminta jasa parkir Rp 5 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat.
Menurut warga sekitar, nama asli bukit ini adalah Bukit Kembang Kuning. Penamaan ini disesuaikan dengan nama perkampungan tepat di sebelah bukit itu. Belakangan, karena bentuk yang runcing dan kemiringan hampir 45 derajat mirip dengan bukit di film anak-anak Teletubbies, warga menjulukinya dengan nama serupa.
Dari lereng bukit menuju puncak, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit berjalan kaki. Perjalanan yang cukup lelah menuju puncak akan tertebus jika menatap perairan Selat Sunda dan pesisir laut yang indah dari atas bukit.
Pemerintah Kota Cilegon menyatakan tengah mengembangkan objek wisata ini. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Cilegon, Mahmudin mengatakan, bukit ini memang menjadi salah satu potensi wisata alam di Kota Cilegon yang akan dikembangkan bersama Bukit Cipala, Bukit Ciporong dan Batu Lawang.
“Masih banyak lagi kalau mau melihat wisata alam di Kota Cilegon. Ada potensi pegunungan yakni, Bukit Teletubbies, Bukit Cipala, Bukit Ciporong, Bukit Batu Lawang, Bukit Kedurung. Itu semua potensi wisata yang perlu dikembangkan,” kata Mahmudin, Senin (22 Februari 2021).
Bahkan Mahmudin mengaku sebagai salah satu warga yang kerap berkunjung ke Bukit Teletubbies. Ketika di puncak bukit, katanya, pemandangan dan udaranya tidak kalah dengan kondisi di Puncak Bogor.
“Penataannya kedepan, untuk tahun ini akan menjadi prioritas. Jadi wisata alam yang ada di Kota Cilegon, tidak kalah dengan wisata alam di wilayah lain,” tambahnya.
(*Fer/Red)





















