Cilegon, CNO – Pondok Pesantren Al Hidayah II di Kampung Kramat Tajur, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang menggelar Istigosah Kubro yang dipimpin oleh Abuya Muntako dari Pandeglang, Selasa (13 Juni 2023) malam.
Istighosah yang digelar dalam rangka peresmian Pondok Pesantren Al Hidayah II ini dihadiri oleh ribuan jamaah dari Kecamatan Mancak dan Anyer serta beberapa ulama dari dua kecamatan itu. Selain itu hadir juga ulama dari Kecamatan Petir.
Pengasuh dan Pimpinan Ponpes Al Hidayah Ustadz Hidayatullah mengatakan, Kampung Kramat Tajur yang menjadi lokasi berdirinya Ponpes Al Hidayah II itu dulunya dipandang sebelah mata oleh masyarakat umum. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai hutan rimba yang jauh dari peradaban.
“Dengan ridho-Nya Tajur ini ternyata menjadi tempat yang luar biasa. Semoga tempat ini menjadi tempat yang diberkahi Allah SWT, tempat untuk mencetak generasi yang berilmu, beramal dan bertaqwa kepada Allah SWT,” kata Ust Hidayatullah.
Ia berharap dengan hadirnya Ponpes Al Hidayah II ini akan lebih baik lagi dari Al Hidayah I. Sehingga dengan hadirnya Popes Al Hidayah II ini masyarakat memiliki banyak pilihan untuk menyekolahkan putra dan putrinya.
Camat Mancak, Euis Linda Mutia memberikan apresiasi terhadap pondok pesantren terutama Ponpes Al Hidayah II. Lantaran dengan hadirnya pondok pesantren, generasi penerus akan mendapat bekal pengetahuan agama yang cukup.
“Tanpa bekal agama kita tidak punya pegangan apa-apa. Ilmu umum tidak cukup untuk membekali (diri) dengan kondisi dunia sekarang. Sekarang era globalisasi dimana pengaruh Barat sudah mulai memasuki kepada anak-anak kita. Lebih baik mengejar akhirat, dunia akan mengikuti,” kata Euis.
Ia berpesan kepada orang tua bahwa tidak akan merugi seseorang jika menyekolahkan anaknya di pondok pesantren karena akan mendapat dua ilmu. Lantaran dengan era globalisasi saat ini, jika generasi penerus tidak dibekali ilmu agama maka tidak akan kuat imannya.
“Akan banyak sekali pengaruh modern yang membelenggu ke otak, mendoktrin anak-anak kita. Kalau dia punya ilmu agama, suatu saat menyimpang dia akan ingat. Kalau anak pesantren terus menjaga sholatnya maka sholatnya itulah yang akan menjaga kehidupan langkah demi langkahnya,” tuturnya.
Hadir dalam juga Istighosah tersebut Anggota DPRD Kabupaten Serang Ivan H. Ikhwan Bahrudin, Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kecamatan Mancak KH. Safri, Ketua FSPP Kecamatan Anyar KH. Aam, Ketua FSPP Petir KH. Asja Riva’i, Ketua MWC NU Kecamatan Mancak Ustad Ade.
(*Lum/Red)


















