Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
Cilegon News
  • Home
  • News
    Resmi, 28 dan 30 Juni Cuti Bersama Iduladha

    Daftar Hari Libur Nasional Tahun 2027 Resmi dari Pemerintah

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Lingkungan
  • Sudut Kota
  • Kesehatan
Cilegon News
Sabtu, 31 Oktober 2026
Cilegon News
No Result
View All Result

JRDP Desak Bawaslu Usut Dugaan Politik Uang di Bantuan Banjir

4 Desember 2020
Reading Time: 2 mins read
A A
Petugas PPDP Diminta Optimalkan Coklit Agar Tidak Dipidana
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Cilegon, CNO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cilegon didesak untuk mengusut dugaan politik uang berupa pembagian sembako kepada korban banjir di Cilegon.

Adalah Badan Pekerja Jaringan Rakyat untuk Demokrasi dan Pemilu (JRDP) Kota Cilegon yang meminta agar pembagian sembako oleh sejumlah tim pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota diusut.

BACA JUGA

Dana Bantuan Parpol di Cilegon Tahun Depan Naik?

Wamendagri ke Cilegon, Bima Arya: Memimpin Jangan Terjebak Kalkulasi Politik

Koordinator JRDP Kota Cilegon, Rizki Putra Sandika mengatakan apapun dalih memberi bantuan kepada korban banjir tersebut, faktanya saat ini masih dalam tahap kampanye.

Rizki mengungkapkan, berdasarkan temuan di lapangan, korban banjir yang mendapat bantuan mengakui adanya ajakan memilih kandidat tertentu dari pihak yang memberi bantuan.

“Jadi akan sangat ironis jika nanti para korban banjir penerima bantuan itu kemudian menjadi terperiksa dalam kasus politik uang,” kata Rizki Putra Sandika, Jumat (4 Desember 2020).

Dia juga mengungkapkan, JRDP akan membawa beberapa petunjuk berupa foto, video, postingan medsos dan pengakuan penerima sembako, sebagai bahan laporan resmi kepada Bawaslu Kota Cilegon.

“Bagi kami pemberian bantuan bagi korban banjir itu adalah praktik politik uang yang nyata. Agak heran dan janggal kalau nanti Bawaslu tidak menemukan unsur pidana,” ujarnya.

Sedangkan Koordinator Umum JRDP Banten Ade Buhori menambahkan, yang terjadi di Kota Cilegon itu bisa dimaknai sebagai kelemahan Bawaslu dalam melakukan pencegahan.

Menurut Ade, Bawaslu harusnya aktif melakukan sosialisasi tentang apa dan bagaimana politik uang itu, baik kepada kandidat maupun kepada pemilih.

Ade juga mengatakan, selama ini JRDP belum pernah melihat Bawaslu Kota Cilegon melakukan sosialisasi aturan main pilkada kepada kandidat maupun masyarakat baik dalam bentuk tatap muka ataupun daring.

“Bawaslu harus mampu menuntaskan kasus ini secara obyektif dan profesional. Kami juga mengimbau kepada para kandidat untuk tidak mempengaruhi Bawaslu dalam menangani kasus ini,” kata Ade.

Perlu diketahui, Berdasarkan Pasal 187A Ayat 1, UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp 200.000.000 dan paling banyak Rp 1.000.000.000.

“Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat 1,” demikian bunyi ayat 2 pasal 187A undang-undang tersebut.

Berdasarkan 2 ayat tersebut dapat disimpulkan, pemberi maupun penerima dikenakan pasal pidana yang sama yaitu dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

(*Fer/Red)

Tags: Politisasi Banjir

Related Posts

Hendak Laporkan Dugaan Money Politic, Laporan JRDP Tidak Diterima Bawaslu

8 Desember 2020

Cilegon, CNO - Tim pemantau pilkada dari Jaringan Rakyat untuk Demokrasi dan Pemilu (JRDP) Kota Cilegon, Selasa (8 Desember 2020)...

Read more

Tiga Pasangan Calon Diduga Lakukan Pelanggaran di Masa Tenang

7 Desember 2020
bawaslu cilegon

Cilegon, CNO - Tiga pasangan calon di Pilkada Kota Cilegon diduga melakukan pelanggaran di masa tenang. Badan Pengawas Pemilihan Umum...

Read more

Bawaslu Dalami Dugaan Money Politic Bantuan Banjir: Sempat Mangkir, Hari Ini Mahdi Alif Datangi Bawaslu

7 Desember 2020

Cilegon, CNO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cilegon tengah mendalami dugaan money politic yang dilakukan oleh tim pemenangan...

Read more
Next Post

Mengaku Belum Ada Bantuan, Warga Karang Tengah Bertahan di Rumahnya Meski Terendam Air

Comments 1

  1. Sahrul hermawan says:
    6 tahun ago

    Iyh

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOROTAN REDAKSI

Truk Dilarang Melintas di Jalan Protokol Cilegon, Ini Aturannya

Truk Dilarang Melintas di Jalan Protokol Cilegon, Ini Aturannya

24 Oktober 2025
Ops Keselamatan Maung 2021, Polres Cilegon Lebih Humanis

Ops Keselamatan Maung 2021, Polres Cilegon Lebih Humanis

19 April 2021
Pimpinan DPRD Kota Cilegon Periode 2024-2029 Dilantik

Pimpinan DPRD Kota Cilegon Periode 2024-2029 Dilantik

27 September 2024
Al-Khairiyah Sebut Wali Kota Cilegon Tidak Peduli Madrasah Diniyah

Al-Khairiyah Sebut Wali Kota Cilegon Tidak Peduli Madrasah Diniyah

9 Juni 2021

LSM BMPP Akan Somasi Rumah Sakit Tonggak Husada

4 Oktober 2020
personel polda banten gabung SWAT

Keren, Dua Personel Polda Banten Gabung Pasukan SWAT

6 Maret 2022

TERBARU

Rempah-rempah

Bayar Sewa Kios di Pasar Blok F Cilegon Rencananya Lewat QRIS

29 Oktober 2026
DLH Analisis Kualitas Udara, Dampak Karhutla Sampai Cilegon?

DLH Analisis Kualitas Udara, Dampak Karhutla Sampai Cilegon?

21 Oktober 2026
Pemerintah Akan Bangun SD Negeri di Perumahan BCA

Pemerintah Akan Bangun SD Negeri di Perumahan BCA

16 Oktober 2026
Dana Bantuan Parpol di Cilegon Tahun Depan Naik?

Dana Bantuan Parpol di Cilegon Tahun Depan Naik?

14 Oktober 2026
Jalan Lingkar Utara Cilegon Akan Dibangun Tahun 2027?

Jalan Lingkar Utara Cilegon Akan Dibangun Tahun 2027?

13 Oktober 2026
Currently Playing
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Kabare
  • Lingkungan
  • Ragam Kelurahan
  • Sudut Kota
  • Properti

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

error: Content is protected !!