Cilegon, CNO – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Cilegon berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar sosialisasi bertajuk “Literasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik” di Auditorium Fakultas Teknik Untirta, Selasa (29 September 2026).
Kepala Diskominfo SP Kota Cilegon, Novi Yogi Hermawan, menegaskan mahasiswa memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan unsur kampus.
“Di dalam penyelenggaraan pemerintahan itu ada unsur pentahelix. Pemerintah tidak membangun sendiri, pemerintah tetap memerlukan masyarakat, terutama adik-adik mahasiswa dan civitas akademika di Untirta ini,” kata Yogi.
Dalam sesi demonstrasi, Yogi memperkenalkan layanan digital di aplikasi Cilegon Juare, yaitu CCTV, Wifi Zone, Harga Bahan Pokok, Pengaduan Warga Online, DokLinc, dan Simapan. Layanan ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP Cilegon.
“Walaupun bukan orang Cilegon, tetapi tinggal di Cilegon, bisa menggunakan aplikasi itu. Contohnya adik-adik yang kos, tiba-tiba merasa terganggu oleh tetangganya, itu bisa melapor lewat layanan pengaduan,” jelasnya.
Yogi juga mengajak mahasiswa untuk turut menyebarluaskan informasi layanan pemerintah kepada masyarakat. “Pemerintah sudah menyediakan alatnya, tinggal adik-adik mau menggunakan atau tidak. Adik-adik sudah diberi sertifikat, berarti kami anggap sudah tahu, dan secara moral punya tanggung jawab juga untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Untirta, Jayanudin, menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa yang terus bertambah mendorong fakultasnya membangun sistem layanan berbasis elektronik.
“Total mahasiswa aktif kami sampai tahun 2026 sekitar lima ribuan lebih. Hal ini berdampak pada sistem pelayanan, sehingga kami banyak mengembangkan sistem berbasis elektronik, mulai dari persuratan, pengajuan, laporan keuangan, sampai pengadaan barang dan jasa,” ujar Jayanudin.
Jayanudin juga menyebut Program Studi Informatika yang baru dibuka di Fakultas Teknik memiliki ciri khas pada bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence). Ia berharap kegiatan ini menjadi awal kerja sama yang lebih luas.
“Ciri khas Informatika di Fakultas Teknik berkaitan dengan Artificial Intelligence, jadi sangat mungkin dikolaborasikan dengan Diskominfo,” katanya.
(*Fer/Red)




















