Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
Cilegon News
  • Home
  • News
    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Lingkungan
  • Sudut Kota
  • Kesehatan
Cilegon News
Minggu, 19 April 2026
Cilegon News
No Result
View All Result

PLTU Jawa 9 & 10 di Suralaya Diyakini Ramah Lingkungan

11 Januari 2021
Reading Time: 3 mins read
A A
PLTU Jawa 9 & 10 di Suralaya Diyakini Ramah Lingkungan

Lokasi proyek pembangunan PLTU Jawa 9-10 di Suralaya, Kota Cilegon.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta, CNO – PLTU Jawa 9 & 10 yang terlokasi Suralaya, Kota Cilegon menggunakan teknologi Ultra Super-critical (USC). Teknologi ini diyakini dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) karena memiliki efisiensi sebesar 40 persen.

Selain efisien, teknologi USC menghasilkan intensitas emisi lebih rendah dari PLTU lainnya, seperti PLTU Subcritical dan PLTU Supercritical.

BACA JUGA

Pemerintah Akan Sidak Tambang di Cilegon

Target Pemkot: 2027 Cilegon Bebas Kekurangan Air Bersih

Direktur Operasi II PT Hutama Karya, Novias Nurendra mengatakan, pihaknya bersama Doosan Heavy Industry membangun PLTU Jawa 9 dan 10 dengan teknologi USC terbaru yang efisien dan beremisi rendah.

“Teknologi USC ini nantinya akan membuat proses produksi energi yang bersumber dari batubara menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan. Dalam industri pembangkit listrik khususnya tenaga batubara, ini adalah teknologi terbaik,” kata Novias.

Selain teknologi USC, kata Novias, proyek tersebut juga menggunakan implementasi teknologi canggih lainnya seperti Advance Low NOx Burner, Electrostatic Precipitator, Flue Gas Desulphurization (FGD) dan instalasi Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk menurunkan kadar emisi.

Sedangkan menurut Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar, penerapan teknologi USC telah masuk dalam road map penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor energi.

Menurut Wanhar, PLTU dengan teknologi USC juga sudah dilengkapi dengan peralatan pengendalian pencemaran udara sehingga emisi yang dihasilkan dapat memenuhi baku mutu emisi. Beberapa negara telah menerapkan teknologi ini salah satunya adalah Jepang.

“Arti dari efisiensi 40 persen itu adalah kemampuan dari PLTU USC untuk mengkonversi sebanyak 40 persen dari setiap energi yang terkandung di dalam batu bara yang digunakan oleh PLTU USC menjadi energi listrik,” kata Wanhar dalam keterangan tertulis yang diterima Cilegon News, Senin (11 Januari 2021).

Berdasarkan data New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO), penggunaan teknologi USC pada PLTU mampu menghasilkan efisiensi sebesar 40 persen dan intensitas emisi CO2 sebesar kurang lebih 820 gram per kWh. Selain, itu konsumsi bahan bakar batubara semakin kecil, sekitar 320-340 gram per kWh saja.

Dikatakan juga oleh Wanhar, pembangunan PLTU Sistem Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) harus menggunakan boiler teknologi USC. Namun hal ini tidak diterapkan untuk PLTU di luar Sistem Jamali, mengingat kapasitasnya masih kelas 50-300 MW.

Khusus di Indonesia, Wanhar menyebut bahwa PLTU USC yang kini sudah beroperasi adalah PLTU Cilacap Expansi 2 dan PLTU Jawa 7 yang menggunakan standar Tiongkok. Kementerian ESDM mencatat, terdapat sembilan lokasi PLTU batubara yang akan menggunakan teknologi USC, dengan total kapasitas sebesar 10.130 MW.

“Dengan dibangunnya PLTU USC dengan kapasitas total 10.130 MW tersebut, berpotensi mampu menurunkan emisi GRK sebesar 8,9 juta ton CO2,” tuturnya.

Perlu diketahui, selain PLTU Jawa 9 dan 10, PLTU USC yang kini sedang dibangun antara lain, PLTU Jawa Tengah (Batang), dan PLTU Jawa 4 (Tanjung Jati B), kesemuanya berstandar negara-negara maju dalam OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development).

Sementara itu, pengamat energi sekaligus Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menyambut baik pemakaian teknologi USC. Dia bahkan berharap teknologi USC dapat segera diterapkan di semua PLTU yang ada di Indonesia.

Menurut Mamit, teknologi USC akan sangat baik apabila diterapkan dalam jangka panjang, karena telah terbukti efisiensinya dalam mengurangi dampak lingkungan, utamanya polusi udara.

Ia mengatakan, Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi sebagaimana tertuang dalam Dokumen Nationally Determined Contribution (NDC), yang merupakan tindak lanjut Paris Agreement dan disahkan melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016. NDC menyampaikan bahwa target penurunan emisi sebesar 29 persen dengan upaya sendiri.

“Mudah-mudahan ini bisa diterapkan di semua PLTU ya. Karena ini terkait dengan komitmen kita, di mana pemerintah memang berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, terutama yang dihasilkan oleh PLTU,” kata dia.

Menurut Mamit, dari sisi pembangkit teknologi, penerapan USC cukup menguntungkan. Selain bahan baku mudah dicari, boiler dari teknologi USC juga dapat menghasilkan uap lebih panas.

“Jadi secara teknis ini sangat membantu, karena penggunaan batubara bisa sedikit, tetapi output yang dihasilkan jauh lebih besar dibandingkan tidak menggunakan teknologi ini,” tuturnya.

(*Fer/Red)

Tags: PLTU Jawa 9 & 10PLTU Suralaya

Related Posts

Pabrik Pengolahan Sampah untuk Bahan Bakar Listrik Diresmikan

29 November 2022
Pabrik Pengolahan Sampah

Cilegon, CNO - Kota Cilegon kini memiliki pabrik pengolahan sampah untuk campuran bahan bakar pembangkit listrik. Dengan begitu Cilegon menjadi...

Read more

Gara-gara Aplikasi Ojek Pangkalan & Sampah, Helldy Diganjar Penghargaan

24 Februari 2022
Gara-gara Aplikasi Ojek Pangkalan & Sampah, Helldy Diganjar Penghargaan

Cilegon, CNO - Aplikasi Ojek Pangkalan (Opang) yang diluncurkan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian beberapa waktu lalu ternyata menjadi perhatian...

Read more

Dibantu Perusahaan, Warga Suralaya Siap Stop BABS

16 November 2021
Dibantu Perusahaan, Warga Suralaya Siap Stop BABS

Cilegon, CNO - Masalah sanitasi masih menjadi persoalan di Kota Cilegon, termasuk wilayah Kelurahan Suralaya. Masih ada masyarakat di sana...

Read more
Next Post
Kader PAN Bedi Zein.

Kader Siap Mundur Jika Alawi Tak Kembali Pimpin PAN Kota Cilegon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOROTAN REDAKSI

12 Warga Gunung Sugih Diduga Terjangkit DBD, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

12 Warga Gunung Sugih Diduga Terjangkit DBD, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

16 Januari 2020
Restoran Korea Ini Tetap Buka di Siang Hari dan Jual Minuman Keras

Restoran Korea Ini Tetap Buka di Siang Hari dan Jual Minuman Keras

8 Mei 2020
Jelang Puasa, Stok Beras di Banten Berlebih

Jelang Puasa, Stok Beras di Banten Berlebih

9 Februari 2023
hari santri nasional

Hari Santri Nasional, Ali Mujahidin: Santri Sehat Indonesia Kuat

22 Oktober 2020
Ratusan Pedagang Cilegon Dapat Kucuran Dana dari Program KCS

Ratusan Pedagang Cilegon Dapat Kucuran Dana dari Program KCS

20 Februari 2023
tes cpns

Saat Apel Bersama Awal Bulan, Edi Singgung Kesiapan Seleksi CPNS

3 Februari 2020

TERBARU

Seluruh Puskesmas di Cilegon Buka 24 Jam?

Seluruh Puskesmas di Cilegon Buka 24 Jam?

27 Februari 2026
100 Ribu Lebih Warga Cilegon Disebut Terdaftar BPJS Kesehatan Gratis

100 Ribu Lebih Warga Cilegon Disebut Terdaftar BPJS Kesehatan Gratis

24 Februari 2026

Ojol di Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan

11 Februari 2026

Pemkot Cilegon Lakukan Monitoring ke 33 SPPG

2 Februari 2026
Pemerintah Akan Sidak Tambang di Cilegon

Pemerintah Akan Sidak Tambang di Cilegon

19 Januari 2026
Currently Playing
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Kabare
  • Lingkungan
  • Ragam Kelurahan
  • Sudut Kota
  • Properti

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

error: Content is protected !!