Sedangkan Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Cilegon Didin S Maulana mengatakan, pembangunan jaringan internet ke Gunung Batur ini dimulai saat warga datang ke Diskominfo pada Agustus 2022. Mereka beraudiensi meminta pemerintah menyediakan jaringan internet.
“Setelah itu kami tawarkan ke sejumlah provider, ternyata enggak ada yang mau. Baru setelah itu PLN Icon Plus mau pasang,” kata Didin.
Menurut Didin, terdapat 12 titik internet yang dipasang gratis di Gunung Batur, enam di Gunung Batur I dan enam di Gunung Batur II. “Saya berpesan agar internet ini digunakan untuk hal yang positif. Untuk belajar dan mengakses informasi,” katanya.
Sementara itu, GM PLN Icon Plus Widi Kristiawan mengaku, pihaknya menginvestasikan sekitar Rp1 miliar untuk menyediakan jaringan internet hingga ke Gunung Batur.
“Tidak mudah membangun jaringan ini karena harus melewati hutan pegunungan. Kabel yang sebelumnya kita estimasi lima kilometer, jadi 10 kilometer karena harus memutar rel kereta api,” kata Widi.
Setelah masuknya akses internet, Widi juga berpesan agar warga menggunakannya secara bijak lantaran internet seperti dua mata pisau yang dapat berbahaya jika tidak mampu mengontrolnya. “Jangan sampai anak-anak lebih banyak main HP dibandingkan belajar,” pesannya.
(*Fer/Red)




















