Cilegon, CNO – Hingga Mei 2021, honor daerah untuk 2.500 guru Madrasah Diniyah Kota Cilegon belum terbayarkan. Menyikapi hal tersebut, DPD Al-Khairiyah Kota Cilegon akan mendatangi kantor Kementerian Agama setempat.
Ketua DPD Al-Khairiyah Cilegob Sayuti mengaku perlu bertemu langsung dengan Kepala Kemenag Cilegon untuk mengetahui alasan terlambatnya pembayaran honor tersebut.
“Kami menilai keterlambatan ini bukan dikarenakan dari Pemerintah Kota Cilegon, tetapi diduga keterlambatan ini karena dari unsur Kemenag Kota Cilegon itu sendiri,” kata Sayuti, Jumat (7 Mei 2021).
Ia juga mengaku kasihan dengan para guru MDTA. Padahal beberapa pemberitaan menyebut, pemerintah Kota Cilegon sejatinya sudah siap untuk mencairkannya namun hingga kini belum juga diterima oleh ribuan guru madrasah di Cilegon.
“Di media sosial, seperti komentar disampaikan oleh akun Helldyagustian, bahwa pemerintah Kota Cilegon sudah menyelesaikan, kini masalahnya ada di Kemenag,” kata Sayuti.
Oleh karena itu, DPD Al-Khairiyah Kota Cilegon mendesak Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon untuk segera mengambil langkah cepat menangani persoalan ini.
“Kami sangat serius menyikapi persoalan ini. Jika tidak kami akan melayangkan surat ke Kanwil Kemenag Provinsi Banten untuk mengevaluasi kinerja kepala Kemenag Kota Cilegon dan Kasie Pakis yang menangani hal itu,” tuturnya.
DPD Al-Khairiyah Cilegon menilai, Kemenag Kota Cilegon gagap dan lambat dalam menyelesaikan persoalan madrasah yang secara tupoksi dibawah naunganya. “Perlu ada ada evaluasi serius dari Kanwil Kemenag Banten terkait persoalan ini,” tambahnya.
Sementara itu, ditemui usai buka bersama dengan para wartawan di Journalist Boarding Schoool (JBS) Kamis (06 Mei 2021) kemarin, Wali Kota Cilegon menyebut kewajiban pemerintah Kota Cilegon untuk menyelesaikan proses pembayaran honor guru madrasah sudah selesai.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) Serang telah menyetujui pembayaran tersebut dan dijadwalkan hari ini membuka rekening untuk penampungan.
“Kewajiban pemerintah Kota Cilegon sudah tinggal nanti BPKAD setelah hasil dari Kemenang ke KPPN ini buka rekening lagi di BJB kemudian BPKAD mencairkan. Insya Allah besok atau lusa (cair),” kata Helldy.
(*Fer/Red)





















