Cilegon, CNO – Masih terpampangnya gambar wajah mantan Wali Kota Cilegon Tb. Iman Ariyadi di mobil operasional pelayanan kependudukan keliling milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS) Kota Cilegon bernopol A 8947 RZ disoal sejumlah pihak.
Ketua LSM Gerakan Pemuda Cilegon (GPC) Adi Permana menduga para pejabat di dinas tersebut tidak peduli dengan pemimpin daerahnya. Padahal Iman Ariyadi sudah lebih dari tiga tahun tidak menjabat wali kota.
“Sudah berapa tahun Pak Iman nggak menjabat wali kota sejak persoalan Transmart itu, tapi kenapa wajahnya sampai dua kali ganti wali kota masih saja terpajang di mobil operasional DKCS itu?,” kata Adi Permana, Rabu (19 Mei 2021).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua DPD Himpunan Pemuda Al-Khairiyah (HPA) Kota Cilegon, Ismatullah. Ia mempertanyakan kinerja para pejabat di DKCS yang dinilai telah mengabaikan itu selama bertahun-tahun.
Padahal menurutnya, setiap tahun mobil operasional jenis minibus itu ada biaya operasional dan perawatan yang bersumber dari APBD Kota Cilegon.
“Kenapa tidak diajukan anggaran untuk mengganti gambar wajah walikota itu, ini sudah berapa tahun. Seperti nggak menghargai siapa wali kotanya. Pak Edi Ariadi sudah lewat, sekarang Pak Helldy masih belum diganti juga, terus sampai kapan?,” ucapnya.
Oleh karena itu pihaknya mendesak kepada para pejabat di DKCS untuk segera mengganti gambar wajah Iman Ariyadi di mobil operasional itu karena dikhawatirkan terjadi perbedaan persepsi di masyarakat.
“Bagi masyarakat di perbatasan sana yang tidak tahu perkembangan, bisa saja masih menganggap Pak Iman wali kotanya. Jadi DKCS harus segera mengajukan pos anggaran di perubahan akhir tahun ini untuk secepatnya mengganti gambar Pak Iman ke Pak Helldy,” tuturnya.
(*Fer/Red)





















