Minggu, 18 Januari 2026
No Result
View All Result
Cilegon News
  • Home
  • News
    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Lingkungan
  • Sudut Kota
  • Kesehatan
Cilegon News
Minggu, 18 Januari 2026
Cilegon News
No Result
View All Result

Ciptakan Alat Pengolah Air Hujan Siap Minum, Warga Cilegon Juara 1 TTG Nasional

15 Juli 2024
Reading Time: 2 mins read
A A
Ciptakan Alat Pengolah Air Hujan Siap Minum, Warga Cilegon Juara 1 TTG Nasional
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Cilegon, CNO – Warga Kota Cilegon bernama Niko Abdian berhasil menyabet juara pertama tingkat nasional dalam ajang Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXV di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (15 Juli 2024). Pada ajang ini, Niko membawa alat yang diciptakannya berupa mesin pengolahan air hujan menjadi air bersih dan air minum sistem ultrafiltrasi portable.

Niko menjelaskan, alat tersebut tercipta dari bentuk keresahan dirinya dengan adanya krisis air yang terjadi selama puluhan tahun di daerah pegunungan Pulomerak dan Grogol. Setiap musim kemarau beberapa wilayah di dua kecamatan itu mengalami krisis air bersih.

BACA JUGA

Deteksi Penipuan Digital, Gunakan Laman “Where’s The Fraud Hub” dari VIDA

Waspada! Aplikasi Handphone Ini Terafiliasi dengan Intel Israel

“Saya menciptakan alat ini karena mau mengatasi krisis air di Pulomerak. Jika sudah ada alat ini, maka warga cukup menampung air hujan dan akan diolah menjadi air bersih, bahkan siap minum,” kata Niko.

Niko mengaku, butuh waktu 1 tahun untuk menyempurnakan alat itu dan uang sebesar Rp13 juta telah ia habiskan. Awalnya saat lomba TTG tingkat kota, alat itu hanya bisa mengolah air hujan hujan menjadi bersih bersih dan sekarang meningkat bisa untuk air minum.

“Yang mahal itu adalah uji cobanya, 7 kali. Kalau alat hanya Rp7 juta sampai Rp8 juta. Tapi kalau sudah sempurna seperti sekarang hanya 2 kali uji coba awal dan akhir cukup dan lebih murah. Total semuanya adalah Rp12,9 juta atau total Rp13 juta,” tuturnya.

Pengoprasian alat tersebut, menurut Niko, tinggal menekan tombol saja tidak butuh listrik karena sudah ada solar panel sebagai sumber tenaga. Ada beberapa langkah kerja sehingga alat tersebut dapat menghasilkan air bersih.

Pertama menyedot dan memfilter air untuk dibersihkan kotoran debu, lumut dan lainnya. Selanjutnya, disalurkan ke melanis ziolit partikel terlarut misalnya zat besi, zat kapur dan lainnya lalu masuk ke ultrafiltrasi untuk menyaring bakteri dan virus hingga menjadi air bersih.

“Kalau untuk menjadi air minum ada satu langkah lagi yakni masuk ke karbon aktif, kemudian ada spoon 5 micron dan masuk ke UV dan langsung bisa dimunum,” paparnya.

Niko berharap, alat tersebut dapat diperbanyak sehingga bisa mengatasi kekeringan dan dapat menjadi solusi saat terjadi krisis air di beberapa wilayah di Kecamatan Pulomerak dan Grogol.

“Saya juga pernah menangalisa secara sederhana tentang hydrologi. Dimana, air minun disana sangat mencukupi. Jika sebelumnya dari bawah dipompa sampai keatas, dengan ini cukup disiapkan penampungan air tertutup seperti toren atau terbuka seperti kolam retensi atau sungai atau air kolam terbuka dipasangkan langsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengambangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon Wilastri Rahayu memaparkan, alat tersebut dalam jangka pendek akan diuji coba dibeberapa rumah yang ada di pegunungan. Hal itu agar bisa mengatasi krisis air yang selalu terjadi.

“Jangka pendek itu akan diuji coba menyelesaikan masalah kekeringan. Kedepan, memang jangka panjang bisa dibuat dan dipasarkan lebih luas,” kata Wilastri.

Sedangkan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pihak industri dan pemangku kepentingan, sehingga alat tersebut dapat diproduksi secara massal. “Kita mampu karena memang banyak inovasi yang bisa dibuat. Kami akan kolaborasi dengan pihak lainnya semoga ini bisa diperbanyak dan dipasarkan,” kata Helldu.

(*Fer/Red)

Tags: Alat Pengolah air HujanJuara TTG NasionalNiko AbdianTTG

Related Posts

Perbankan Diklaim Terterik Mendanai Produksi Alat Milik Inovator Asal Cilegon

16 Juli 2024
Perbankan Diklaim Terterik Mendanai Produksi Alat Milik Inovator Asal Cilegon

Cilegon, CNO - Sejumlah perbankan diklaim tertarik untuk membiayai produksi massal alat yang ditemukan Niko Abdian, warga Kota Cilegon yang...

Read more

Camat Se-kabupaten di Kalsel Kunjungi Cilegon

20 Juni 2023
Camat Se-kabupaten di Kalsel Kunjungi Cilegon

Cilegon, CNO - Puluhan camat dari Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimatan Selatan (Kalsel) mengunjungi Kota Cilegon, Selasa (20 Juni 2023). Turut...

Read more

Yang Dilakukan Pekerja RPH Cilegon Ini Hantarkan Dia Juara Tingkat Nasional

8 Juni 2023
Yang Dilakukan Pekerja RPH Cilegon Ini Hantarkan Dia Juara Tingkat Nasional

Cilegon, CNO - Seorang pekerja di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon mengaku prihatin...

Read more
Next Post
Perbankan Diklaim Terterik Mendanai Produksi Alat Milik Inovator Asal Cilegon

Perbankan Diklaim Terterik Mendanai Produksi Alat Milik Inovator Asal Cilegon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOROTAN REDAKSI

KPK Hadir di Persidangan Dana Hibah dan Bansos, Munji: KPK Turun Tidak Ada yang Bisa Lepas

18 Oktober 2020
MTQ ke-XXIII Dibuka, Helldy Ingin Cilegon Jadi Percontohan Validasi Peserta

MTQ ke-XXIII Dibuka, Helldy Ingin Cilegon Jadi Percontohan Validasi Peserta

3 Mei 2024

Pabriknya Meledak, Kapolda Banten Datangi PT Dover Chemical

23 Desember 2020
Hakim Putuskan Gugatan Hibah Bansos Kota Cilegon Gugur

Hakim Putuskan Gugatan Hibah Bansos Kota Cilegon Gugur

18 Maret 2020
Al-Khairiyah Apresiasi Bantuan Modal UMKM Pemkot Cilegon

Al-Khairiyah Apresiasi Bantuan Modal UMKM Pemkot Cilegon

20 Juni 2021
Seni Budaya Cilegon Tampil di Kota Balikpapan

Seni Budaya Cilegon Tampil di Kota Balikpapan

6 Juni 2024

TERBARU

511 Warga Cilegon Dapat Beasiswa Cilegon Juare

511 Warga Cilegon Dapat Beasiswa Cilegon Juare

11 November 2025
Kejar Setoran, Popok Bayi dan Tisu Akan Dikenakan Cukai

Kejar Setoran, Popok Bayi dan Tisu Akan Dikenakan Cukai

11 November 2025
Target Pemkot: 2027 Cilegon Bebas Kekurangan Air Bersih

Target Pemkot: 2027 Cilegon Bebas Kekurangan Air Bersih

24 Oktober 2025
Truk Dilarang Melintas di Jalan Protokol Cilegon, Ini Aturannya

Truk Dilarang Melintas di Jalan Protokol Cilegon, Ini Aturannya

24 Oktober 2025
Perusahaan Distribusi Alat Berat Gelar MCP Connect and Grow Cilegon

Perusahaan Distribusi Alat Berat Gelar MCP Connect and Grow Cilegon

23 Oktober 2025
Currently Playing
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Kabare
  • Lingkungan
  • Ragam Kelurahan
  • Sudut Kota
  • Properti

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

error: Content is protected !!