Cilegon, CNO – Investasi di Kota Cilegon ditargetkan mencapai Rp13 triliun pada tahun 2023 ini sedangkan investasi yang masuk ke Cilegon tahun lalu mencapai Rp18 triliun. Target tersebut meliputi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
Analis Pengendalian Investasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu (DPMPTSP) Kota Cilegon Tonny Irawan mengaku optimistis target investasi tahun ini akan tercapai sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Selama tiga tahun ke belakang, pencapaian investasi Kota Cilegon selalu over target. Oleh karena itu kami optimistis tahun ini juga akan melebihi target,” kata Tony.
Ia mengungkapkan, pada 2022 target investasi di Kota Cilegon sebesar Rp9 triliun, tetapi realisasinya lebih dari dua kali lipat, yakni mencapai Rp18 triliun. “Padahal waktu itu masih pandemi COVID-19, jadi di Kota Cilegon secara investasi tidak terdampak Covid,” katanya.
Dikatakan, realisasi target investasi itu tidak lepas dari dukungan masyarakat, serta kebijakan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang pro terhadap investor seperti percepatan perizinan dan pembinaan terhadap pegawai.
“Terkait pembinaan kepegawaian, kita selalu ditekankan untuk mendukung investasi. Tidak ada lagi yang macam-macam, termasuk pungutan diluar ketentuan. Lalu perizinan yang cepat itu selama sesuai SOP (standar operasional prosedur) data dan berkasnya lengkap baik secara administrasi maupun gambar-gambarnya Insya Allah cepat,” jelasnya.




















