Cilegon, CNO – Sejak hadir melayani masyarakat di lintas Merak–Rangkasbitung, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebut Kereta Petani dan Pedagang menjadi pilihan perjalanan bagi masyarakat Banten dalam mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan rilis yang didapat Cilegon News, hingga awal September, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 43.780 pelanggan telah memanfaatkan Kereta Petani dan Pedagang sejak pertama kali beroperasi 1 Desember 2025.
Layanan ini dimanfaatkan untuk perjalanan menuju tempat bekerja, aktivitas perdagangan, maupun kebutuhan mobilitas lainnya dengan biaya yang terjangkau.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa Kereta Petani dan Pedagang hadir untuk menyediakan pilihan transportasi yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.
Berdasarkan data pelanggan periode 1 Desember 2025 hingga 14 September 2026, Stasiun Cikeusal menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan naik dan turun tertinggi sebanyak 25.265 pelanggan.
Selanjutnya, Stasiun Rangkasbitung sebanyak 19.644 pelanggan, Stasiun Serang sebanyak 12.035 pelanggan, Stasiun Merak sebanyak 8.065 pelanggan, serta Stasiun Cilegon sebanyak 7.136 pelanggan.
Anne menjelaskan, keterjangkauan tarif menjadi salah satu aspek yang mendukung pemanfaatan layanan ini oleh masyarakat. Kereta Petani dan Pedagang pada lintas Merak–Rangkasbitung tersedia dengan tarif Rp3.000 untuk satu kali perjalanan.
“Tarif yang terjangkau memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki pilihan perjalanan menggunakan kereta api. KAI terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat,” kata Anne.
(*Fer/Red)


















