Sementara itu, calon wali kota petahana Helldy Agustian mengatakan, semua pasangan calon memiliki niat baik untuk memajukan kota dan mensejahterakan masyarakat Kota Cilegon. Namun perkara akhirnya terpilih dan tidak menjadi urusan Allah SWT.
“Kami hanya berikhtiar, mudah-mudahan Allah SWT meridhoi dalam rangka melanjutkan kebaikan yang kedua kalinya. Namun yang terpenting bagi kami, niatan kami berdua (Helldy-Alawi) dan teman-teman semua (pasangan calon) yang pasti adalah niat baik dalam rangka membangun Kota Cilegon yang kita cintai,” kata Helldy.
Oleh karena itu, karena semua memiliki niat baik, Helldy meminta seluruh tim di lapangan untuk menjaga kondusifitas wilayah. Jangan hanya karena beda pilihan saat pilkada akhirnya timbul permusuhan antar masyarakat.
Sedangkan calon wali kota nomor urut 3, Isro Mi’roj menyampaikan apresiasai kepada semua pihak terutama KPU Kota Cilegon yang telah menyelesaikan berbagai tahapan Pilkada Kota Cilegon 2024 dengan sukses khususnya hingga pada tahap pengundian nomor urut.
“Ini (Pilkada) hanya sebuah sarana saja. Bagaimana rakyat disuguhkan oleh ide dan gagasan, hakekatnya penentuan nanti, rakyat Cilegon akan menentukan siapa yang pantas dan siapa yang layak untuk diberikan amanat membangun Kota Cilegon lima tahun kedepan,” kata mantan ketua DPRD Kota Cilegon ini.
(*Fer/Red)





















