Cilegon, CNO – Berdasarkan data pada aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) terdapat 100 lebih aduan dari masyarakat Kota Cilegon terkiat banyak hal. Namun dari jumlah tersebut, sebagian besarnya belum ditindak lanjuti oleh dinas terkait.
Oleh karena itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian meminta Organisasi Perangkat Daerah untuk cepat menyelesaikan aduan itu sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.
Harapan itu disampaikan Helldy saat memberi arahan dalam Lokakarya Optimalisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR, Kamis (29 September 2022).
“Saya minta agar laporan pengaduan ini dapat diumumkan secara transparan supaya cepat direspon oleh perangkat daerah terkait dan agar masyarakat pun tahu terkait pengaduan yang sudah direspon dan belum,” kata Helldy.
Ia juga berharap, lokakarya yang digelar oleh Pemkot Cilegon bersama United States Agency for International Development (USAID) ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan aplikasi SPA4N LAPOR.
“Tujuan dari USAID ERAT ini dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Sebab saat ini sudah era transparansi oleh karenanya saya sangat mengapresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan USAID untuk Pemerintah Kota Cilegon,” Katanya.
Ditambahkan olehnya, masyarakat Cilegon berhak mendapatkan pelayanan yang berkualitas oleh karenanya dia meminta aparatur pemerintah dapat melayani dengan cepat dan merespon setiap aduan dengan tepat.
Perlu diketahui, SP4N LAPOR merupakan sebuah platform berskala Nasional yang berfungsi untuk menyalurkan aduan masyarakat kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik pada setiap daerah.
(*Fer/Red)




















