Cilegon, CNO – Raksasa teknologi Google akan menghapus seluruh akun yang tidak aktif per 1 Desember 2023. Bukan hanya layanan email, Google juga akan menonaktifkan seluruh layanannya untuk akun-akun yang tidak aktif sepanjang dua tahun ke belakang.
“Perubahan ini berlaku untuk setiap Akun Google yang tidak aktif, yaitu akun yang tidak login atau tidak digunakan dalam kurun waktu dua tahun. Akun tidak aktif dan setiap konten di dalamnya akan memenuhi syarat untuk dihapus mulai 1 Desember 2023,” demikian bunyi pemberitahuan Google yang diterima Cilegon News.
Pada pemberitahuan tersebut, Google menyebut perubahan ini tidak akan memengaruhi akun-akun yang masih digunakan oleh pengguna, kecuali jika akun tersebut tidak aktif selama dua tahun atau tidak menggunakan akun itu untuk login ke layanan Google apa pun selama lebih dari dua tahun.
“Meskipun perubahan ini mulai berlaku hari ini, kami akan menerapkan penghapusan akun paling cepat Desember 2023,” kata Google menambahkan.
Google menambahkan, jika sebuah akun dianggap tidak aktif, maka Google akan mengirimkan beberapa email pengingat kepada pengguna dan email pemulihan sebelum pihaknya mengambil tindakan atau menghapus konten akun apa pun.
“Email pengingat ini akan dikirimkan setidaknya 8 bulan sebelum tindakan apa pun dilakukan pada akun Anda. Setelah Akun Google dihapus, alamat Gmail untuk akun yang dihapus tidak dapat digunakan lagi saat membuat Akun Google baru,” katanya.
Agar akun pengguna dapat tetap aktif, Google menyarankan para pengguna untuk selalu login ke akun setidaknya sekali setiap dua tahun. Jika pengguna baru-baru ini melakun login ke Akun Google nya dalam dua tahun terakhir, maka akun tersebut dianggap aktif dan tidak akan dihapus.
Langkah ini diambil oleh Google sebagai upaya untuk menjaga pengguna dan informasi pribadinya tetap aman serta terlindungi dengan mencegah akses tidak sah ke Akun Google tersebut dengan perlindungan keamanan bawaannya.
“Menjaga keamanan Anda berarti menerapkan praktik privasi yang kuat di semua produk kami yang meminimalkan durasi penyimpanan file pribadi Anda dan data apa pun yang terkait. Kami ingin melindungi informasi pribadi Anda dan mencegah semua akses tidak sah ke akun Anda meskipun Anda tidak lagi menggunakan layanan kami,” ujarnya.
(*Fer/Red)




















