Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
Cilegon News
  • Home
  • News
    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Lingkungan
  • Sudut Kota
  • Kesehatan
Cilegon News
Kamis, 4 Juni 2026
Cilegon News
No Result
View All Result

Ati Marliati Dianggap Telah Berbohong Kepada Masyarakat

30 November 2020
Reading Time: 2 mins read
A A

Pasangan Ati-Sokhidin saat mengikuti debat publik putaran kedua di MetroTV.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Cilegon, CNO – Calon Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati dianggap telah melakukan kebohongan publik saat debat publik putaran kedua, Sabtu (28 November 2020).

Kebohongan yang dimaksud ialah saat Ati mengklaim pendidikan gratis telah diterapkan di Cilegon dan ini merupakan satu-satunya daerah di Indonesia.

BACA JUGA

Beasiswa Cilegon Juare: Upaya Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM Lokal

Wamendagri ke Cilegon, Bima Arya: Memimpin Jangan Terjebak Kalkulasi Politik

Menurut Ketua Himpunan Pemuda Al-Khairiyah, Ismatullah, program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan program pemerintah pusat untuk mewujudkan pendidikan gratis di seluruh Indonesia.

“Kita semua tentu tahu jika upaya pendidikan gratis itu disemua daerah dari sabang sampai merauke sudah diupayakan oleh pemerintah pusat melalui program kebijakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Aceh Sampai Papua juga ada dan bukan hanya di Kota Cilegon,” kata Ismat, Senin (30 November 2020).

Dia juga mengungkapkan, kebijakan sekolah gratis di daerah lain lebih menyeluruh, bahkan hingga menggratiskan seragam murid dan buku LKS.

“Sementara di Kota Cilegon ini justru yang katanya gratis tapi masyarakat masih dibebani biaya buku dan LKS yang setiap tahun membuat gaduh masyarakat, karena dianggap sangat membebani biaya hidup masyarakat,” terang Ismat.

Bahkan pria yang berprofesi sebagai guru honorer ini menyebut calon wali kota petahana tidak memahami konsep BOSDa yang selama ini tidak dijalankan di Cilegon.

“Selain itu daerah lain sudah banyak yang menerapkan Bantuan Operasional Daerah (BOSDa) sementara Kota Cilegon belum ada BOSDa yang seharusnya sudah lama dilaksanakan agar dapat mengurangi juga beban biaya bagi masyarakat,” tuturnnya.

Sehingga menurutnya, masyarakat tidak bisa dibohongi dengan klaim paslon nomor 2 karena masyarakat yang merasakan langsung beban biaya pendidikan yang masih memberatkan.

Ismat juga mengatakan, pendidikan merupakan bagian hak dasar pelayanan masyarakat dan pemerintah daerah harus berani mengurangi beban biaya pendidikan masyarakat.

“Jadi aneh jika pendidikan sudah diklaim gratis, tapi di Cilegon masih ada beban biaya buku dan LKS, yang tentunya semua orang tua wali murid tahu dan merasakan ini,” tuturnya.

Menurutnya, klaim pendidikan gratis di Cilegon yang merupakan satu-satunya daerah di Indonesia merupakan kebohongan besar.

“Kedepan pendidikan gratis di Cilegon harus plus, artinya setelah digratiskan melalui BOS pemerintah pusat, dan BOSDa bisa menghapuskan beban biaya buku dan LKS yang sangat menyulitkan masyarakat selama ini,” ucapnya.

Sedangkan menurut Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Cilegon, Hery Yuanda, yang disampaikan Ati Marliati tersebut seolah-olah menganggap masyarakat Kota Cilegon tidak tahu dan tidak merasakan beban ekonomi yang sesungguhnya.

Menurut Hery, tidak sepatutnya seorang calon wali kota yang juga calon panutan dan teladan masyarakat mengatakan sesuatu yang asal ucap tanpa melihat fakta sesungguhnya.

Dikatakan Hery, PII masih kerap menerima keluhan dari anggota tentang masih besarnya beban biaya pendidikan di Kota Cilegon termasuk biaya buku, LKS dan masih banyak pungutan lain yang dibebankan kepada siswa.

“Apalagi saat ini di masa Pandemi COVID-19 tambah lagi beban biaya kuota internet. Ini fakta yang menunjukkan belum ada pendidikan gratis di Cilegon,” ungkapnya.

Selain itu, Hery juga menyoroti klaim wifi gratis yang dianggap membantu pembelajaran, namun kenyataannya hal itu bukan solusi untuk pendidikan yang lebih baik.

Menurutnya, keberhasilan di bidang layanan pendidikan tidak bisa dilihat dari program wifi gratis. Dia juga mempertanyakan indikator keberhasilan program tersebut.

“Apakah program tersebut sudah sampai kepada seluruh pelajar di Cilegon? Pembahasan harusnya lebih mengarah kepada hal tersebut, bukan menyombongkan terlaksananya program saja dan mengatakan opini yang tidak disertai realita,” jelas Hery.

(*Fer/Red)

Tags: Debat KandidatPendidikan Gratis

Related Posts

Gubernur Banten Tegaskan Sekolah Gratis Dimulai Tahun Ini

21 Maret 2025
gubernur banten andra soni

Cilegon, CNO - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan program sekolah gratis yang menyasar SMA, SMK, SKh dan Madrasah Aliyah dimulai...

Read more

Klaim Pendidikan Gratis, Orang Tua Siswa Mengaku Beli Buku Tiap Semester

1 Desember 2020

Cilegon, CNO - Wali Murid di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kelurahan Rawa Arum mengaku setiap bulan harus...

Read more

Debat Publik Kedua, Pengamat: Masih Jauh dari Harapan Masyarakat

29 November 2020

Cilegon, CNO - Pengamat politik Deden Fachruddin Radjab menilai, debat publik calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon putaran...

Read more
Next Post

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Serahkan Bantuan Peralatan Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOROTAN REDAKSI

kecelakaan tunggal

Hendak Buang Sampah, Warga Taman Baru, Citangkil Dijemput Ajal di Jalan

9 November 2020

Terperosok, Perempuan Ini Meninggal di Pelabuhan Merak

16 Oktober 2020
lian firman

Warga Cilegon Bilang Belajar di Rumah Tapi Tetap Beli LKS dan Seragam

30 Oktober 2020
Gerainya Menjamur di Cilegon, Produk Mixue Belum Bersertifikasi Halal

Gerainya Menjamur di Cilegon, Produk Mixue Belum Bersertifikasi Halal

28 Desember 2022
Walikota Berharap HPN Kota Cilegon Ciptakan Startup

Walikota Berharap HPN Kota Cilegon Ciptakan Startup

18 Desember 2019
UHC Kota Cilegon Naik Lagi Menjadi 98,60 Persen

UHC Kota Cilegon Naik Lagi Menjadi 98,60 Persen

11 Mei 2023

TERBARU

Pegawai Pemerintah Cilegon Dilatih AI

Pegawai Pemerintah Cilegon Dilatih AI

3 Juni 2026
stadion geger cilegon seruni

Stadion Geger Cilegon Akan Jadi Venue PON 2032

21 Mei 2026
Pemkot Cilegon Anggarkan Rp2 M untuk Beasiswa Sekolah Swasta

Beasiswa Cilegon Juare: Upaya Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM Lokal

21 Mei 2026
Wamendagri ke Cilegon, Bima Arya: Memimpin Jangan Terjebak Kalkulasi Politik

Wamendagri ke Cilegon, Bima Arya: Memimpin Jangan Terjebak Kalkulasi Politik

20 Mei 2026
Ratusan Jamaah Haji Kota Cilegon Berangkat ke Tanah Suci

Ratusan Jamaah Haji Kota Cilegon Berangkat ke Tanah Suci

16 Mei 2026
Currently Playing
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Kabare
  • Lingkungan
  • Ragam Kelurahan
  • Sudut Kota
  • Properti

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

error: Content is protected !!