Serang, CNO – Sebuah perahu nelayan dengan muatan enam orang, terbalik di perairan Bojonegara, Serang, Rabu (24 Maret 2021) sekitar pukul 12.00 WIB. Keenam orang ini merupakan warga Kampung Ambaru, Desa Sumur Ranja, Puloampel, Serang.
Seluruh penumpang dinyatakan selamat setelah diselamatkan oleh pemancing, Mereka adalah Wadin Suharyo, Sampurno, Naseh, Suja’i, Suhemi, dan Wanda warga Sumur Ranja.
Safian, salah seorang pemancing yang mengevakuasi korban mengaku, saat sedang memancing bersama rekannya, ia mendengar suara minta tolong dari tengah laut. Kemudian perahu yang ditumpanginya segera bergegas untuk mencari sumber suara dan melakukan pertolongan.
“Tiba-tiba ada suara jauh minta tolong. Kita samperin, ternyata perahu terbalik terus kita selamatkan. Kronologisnya saya tidak tahu, tapi saya tanya kejadiannya, katanya ada angin kencang ombak campur hujan, tiba-tiba perahu itu patah terus terbalik,” ujarnya.
Sedangkan berdasarkan penuturan Humas Basarnas Banten Warsito, sekitar pukul 11.00 WIB perahu berangkat dari Kampung Ambaru menuju Pulau Pamujan. Namun setelah berlayar sekitar satu jam, perahu langsung dihantam gelombang hingga terbalik.
“Pada posisi utara Pulau Panjang, sayap kapal sebelah kiri patah, kemudian kapal langsung terbalik,” ujar Warsito.
Selanjutnya, kata Warsito, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan cara naik ke punggung perahu sambil berteriak minta tolong dan berhasil diselamatkan oleh warga yang sedang memancing.
(*Fer/Red)





















