Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
Cilegon News
  • Home
  • News
    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    RT dan RW Sudah, Giliran Linmas dan Atlet Popda Dapat BPJS Ketenagakerjaan

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Nelayan Cilegon Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Bulanan Dibayari Pemerintah

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Pemerintah Bakal Digitalisasi Arsip Kuno di Cilegon

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Saat Hari Metrologi Pemkot Cilegon Tebar Penghargaan

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Lingkungan
  • Sudut Kota
  • Kesehatan
Cilegon News
Jumat, 1 Mei 2026
Cilegon News
No Result
View All Result

Batu Bolong Punya Nilai Sejarah, Kini Jadi Tempat Youtuber Membuat Konten

20 November 2020
Reading Time: 2 mins read
A A

Batu Bolong

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Cilegon, CNO – Masyarakat sekitar Lingkungan Batu Bolong, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon meyakini, Batu Bolong pernah menjadi tempat persembunyian tentara kolonial.

Batu Bolong yang bisa juga disebut gua ini keberadaannya sering mengundang tanya warga yang melintas Jalan Yos Sudarso lantaran lokasinya persis di tepi jalan.

BACA JUGA

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Sumampir

KIM Kecamatan Ciwandan Segera Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah

Selain sebagai tempat persembunyian, masyarakat setempat juga meyakini Batu Bolong sebagai tempat penyimpanan logistik saat Indonesia masih bernama Hindia Belanda.

Firdaus salah seorang pemilik warung yang tinggal bersebelahan dengan Batu Bolong berkisah, pada zaman dahulu selain menjadi tempat persembunyian tentara Hindia Belanda, lokasi ini juga sebagai tempat persembunyian dan perlindungan ulama yang vokal menentang penjajah di Banten.

“Kalau cerita orang tua, sebelum adanya Pelabuhan Merak tempat ini sudah ada. Katanya sempat jadi persembunyian ulama juga ketika melawan penjajah,” kata Firdaus, Jumat (20 November 2020).

Firdaus menyayangkan, tempat yang memiliki nilai sejarah itu kini sudah tak terurus dan nyaris dilupakan warga. Padahal jika dirawat dengan baik, tempat ini dapat menjadi wisata edukasi bagi masyarakat.

“Ya begini kondisinya. Terbengkalai penuh sampah, ini juga dibersihkan sama ibu dan saya aja. Sampahnya kita bakar-bakarin. Sayang aja ada tempat bersejarah tapi enggak keurus,” jelasnya.

Ia berujar, gua tersebut kini menjadi ajang uji nyali masyarakat yang hobi mencari tempat-tempat angker dan dianggap keramat. Diakuinya juga, tempat tersebut dulu pernah ada yang menempati sebagai tempat tinggal

“Sekarang paling yang sering kesini anak-anak Youtuber aja, uji nyali. Kata mereka disini penuh dengan misteri. Kalau dulu ada orang yang jadi juru kuncinya, sekarang udah enggak ada akhirnya tak terurus,” kata Firdaus.

Sementara itu Arul, warga lainnya mengatakan, Batu Bolong harusnya dirawat oleh pemerintah karena memiliki nilai sejarah bagi Kota Cilegon dan Banten.

“Inikan tempat yang bersejarah perjuangan rakyat kita, harusnya sih dirawat dengan baik karena memiliki nilai sejarah dan perjuangan,” ujarnya

Arul mengatakan, jika tempat tersebut dirawat, masyarakat bisa tahu bahwa Batu Bolong merupakan tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat mengusir penjajah.

Sedangkan menurut penuturan warga yang pernah masuk, gua ini memiliki tinggi hampir 3 meter dan cukup luas untuk menampung orang atau menyimpan logistik.

“Aromanya aneh bikin mual. Orang nggak sanggup berlama-lama di dalam, pengap juga,” ujarnya.

(*Fer/Red)

Tags: Batu BolongSejarah CIlegonYoutuber

Related Posts

No Content Available
Next Post

Gelar Pertunjukan Rakyat Virtual, Pemerintah Ingin Masyarakat Tetap Produktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOROTAN REDAKSI

2.848 Warga Minta Pemerintah Tutup Tempat Dugem

17 September 2020

Ditanya Debu Batu Bara, Pejabat DLH Diam, Ditanya PJU Mati, Pejabat Dishub Tak Jawab

28 November 2020
Tak Mau Diajak Balikan, Pria Ini Siram Air Keras Wajah Sang Mantan

Tak Mau Diajak Balikan, Pria Ini Siram Air Keras Wajah Sang Mantan

11 Desember 2019

Mumu Bilang Pemerintah Daerah Abai terhadap Madrasah & Ponpes

7 Oktober 2020

JRDP: Pilkada, Momentum Sadar Korupsi

9 Desember 2020
meninggal di hotel regent

Usai Dikerok, Seorang Pria Meninggal di Hotel Regent

25 November 2020

TERBARU

Ada Job Fair di Cilegon Expo 2026

Ada Job Fair di Cilegon Expo 2026

27 April 2026
Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Monitoring TKA di SDN Sumampir

Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Monitoring TKA di SDN Sumampir

20 April 2026
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon di Situ Rawa Arum

Polda Banten Tanam 1.000 Pohon di Situ Rawa Arum

17 April 2026
DPRD Cilegon Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Aspirasi

DPRD Cilegon Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Aspirasi

6 April 2026
Seluruh Puskesmas di Cilegon Buka 24 Jam?

Seluruh Puskesmas di Cilegon Buka 24 Jam?

27 Februari 2026
Currently Playing
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Sosbud
  • Kabare
  • Lingkungan
  • Ragam Kelurahan
  • Sudut Kota
  • Properti

Copyright © 2024 Cilegon News. All rights reserved.

error: Content is protected !!