Cilegon, CNO – PT Krakatau Sarana Properti (KSP) saat ini tengah menjajaki kerjasama dengan White Sky Aviation (WSA), sebuah perusahaan transportasi udara, untuk mengoperasikan layanan taksi terbang.
Layanan taksi terbang ini akan mengambil rute Cilegon – Bandara Soekarno Hatta dengan tarif Rp7 juta. Waktu tempuh untuk rute tersebut hanya 25 menit.
Direktur Utama PT KSP, Ridi Djajakusuma menyebut, industri di Kota Cilegon saat ini perkembangannya semakin pesat. Oleh karena itu dibutuhkan layanan taksi udara helicity khususnya untuk memenuhi kebutuhan konsumen dari industri.
“Sebagai pengelola kawasan industri yang 50 persennya modal asing dan 50 persen lokal adalah sudah keharusan dan perlu adanya transportasi udara yang memadai dan taktis sebagai solusi mempermudahkan kegiatan para CEO dan juga petinggi perusahaan lainnya dengan jadwal mereka yang sangat padat di banyak tempat,” kata Ridi, Minggu (27 Februari 2022).
Uji coba pengoperasian taksi udara ini sudah dilakukan oleh perusahaan yang dulunya bernama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) ini dengan menggunakan helikopter tipe Bell 429 buatan Amerika Serikat (AS). Taksi udara ini disediakan untuk para tenant KSP yang berasal dari Jepang dan Korea.
“Lokal juga memberikan masukan kepada kami agar tersedianya transportasi udara di area kawasan industri Kota Cilegon untuk mempermudah mobilitas mereka menuju Jakarta khususnya untuk tujuan ke Bandara Soekarno Hatta,” katanya.
Ia meyakini, fasilitas taksi terbang ini akan membuat Cilegon semakin dikenal sebagai kota industri dan bisnis serta tujuan investasi yang semakin maju dan berkembang sehingga para investor akan semakin yakin untuk berinvestasi.
Nantinya KSP akan menyiapkan fasilitas heliport di area Hotel The Royale Krakatau yang sangat strategi dan juga dekat dengan area kawasan industri.
(*Fer/Red)





















